Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Maret 2017

Said Aqil: Dakwah Nabi Prioritaskan Kedamaian

Cirebon, Duta Islam Nusantara. Selama tiga belas tahun dakwah di Mekkah, tak satupun dari 360 berhala di sekiling Kabah yang tergores oleh tangan Rasulullah. Baru setelah terjadi pembebasan Mekkah (Fathu Makkah) tahun 8 H, penduduk dengan kesadaran penuh membersihkan Masjidil Haram dari berhala-berhala yang dulu mereka sembah.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dalam taushiyah malam Seminar Internasional "Peran Ulama Pesantren dalam Mengatasi Terorisme Global" di Hotel Apita Green Cirebon, Sabtu (18/3).

Said Aqil: Dakwah Nabi Prioritaskan Kedamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Said Aqil: Dakwah Nabi Prioritaskan Kedamaian (Sumber Gambar : Nu Online)


Said Aqil: Dakwah Nabi Prioritaskan Kedamaian

Menurut Kiai Said, sejarah ini tidak menunjukkan bahwa Nabi menyetujui pemberhalaan, melainkan menegaskan bahwa perdamaian merupakan tahapan mutlak dalam proses menuju keimanan.

Duta Islam Nusantara

Fathu Makkah berlangsung tanpa pertumpahan darah. Bahkan dalam posisi super kuat saat itu Nabi justru membuka maaf bagi siapapun yang beriktikad baik membangun kemaslahatan bersama.

Duta Islam Nusantara

Ini namanya al-amnu qabla l-iman (prioritaskan kondisi aman sebelum keimanan), atau al-muasyarah qabla l-aqidah (prioritaskan pergaulan sebelum aqidah), urainya.

Kenyataan ini, demikian Kiai Said, didukung surat Ali Imran (159) yang menggambarkan bahwa jalan dakwah yang kasar akan selalu berbuah pada penolakan. Tak hanya itu, Nabi juga diperintahkan memberi maaf dan memohonkan ampun kepada Allah, serta mengakomodir partisipasi mereka dalam forum musyawarah.

Tidak ada dendam pada musuh-musuh lama. Ini menunjukkan kebesaran Islam dan kebesaran Nabi, tandasnya.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Reporter : Mahbib Khoiron

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/36991/said-aqil-dakwah-nabi-prioritaskan-kedamaian

Duta Islam Nusantara

Kamis, 05 Februari 2015

LPBI NU Lakukan Penyusunan Tafsir Tematik Pengelolaan Sampah

Jakarta, Duta Islam Nusantara. LPBI NU (Lembaga Penanggulangan bencana dan perubahan Iklim Nahdlatul ulama) Mengadakan RTD (Roundtable Discussion) Penyusunan konsep pandangan perspektif Islam dengan tema "Tafsir Tematis Pengelolaan Sampah", yang diadakan pada 25 - 27 Mei di Jakarta.

Pada pembukaan yang digelar kemarin, dihadir oleh Wakil Sekjen PBNU, H.Syahrizal Syarief PhD, Asisten Deputi Kementerian Lingkungan Hidup, Widodo Sambodo, Ketua LPBI NU Avianto Muhtadi dan Mr Yasukawa Takashi, First Secretary Kedutaan Jepan di Indonesia.

LPBI NU Lakukan Penyusunan Tafsir Tematik Pengelolaan Sampah (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Lakukan Penyusunan Tafsir Tematik Pengelolaan Sampah (Sumber Gambar : Nu Online)


LPBI NU Lakukan Penyusunan Tafsir Tematik Pengelolaan Sampah

Mr Yasukawa Takashi, dalam sambutannya dengan berbahasa Jepang menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Program 3R (reduce, reuse, recycle) yang di support melalui Kedutaan Besar Jepang melalui program bantuan hibah untuk proyek grassroot keamanan kemanusiaan dengan tema Jakarta Clean & Safe yang melibatkan kerjasama dengan Nahdlatul Ulama.

Ia berharap kerjasama ini membuahkan hasil yang sustain, tidak hanya proyek semata namun mempunyai implikasi yang luas dan bermanfaat bagi hubungan Indonesia dan Jepang serta bagi masyarakat Indonesia khususnya di DKI Jakarta.

Duta Islam Nusantara

Pada tahun 2007-2010 LPBI NU yang dulu bernama CBDRM NU (Community Based Disaster Risk Management Nahdlatul Ulama) telah dianggap sukses melaksanakan program Pengurangan risiko Bencana Berbasis Masyarakat di Jakarta Barat dengan salah satu kegiatannya mengembangkan konsep 3R (melalui rumah kompos di RW 04 Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk dan menjadi RW Teladan di DKI Jakarta.

Duta Islam Nusantara

Keberhasilan dan lesson learnt rumah kompos ini akan ditingkatkan dan diperluas pemanfaatannya melalui program ini di 3 RW lainnya di Jakarta Barat. Hal inilah menjadi alasan mengapa Jakarta Barat dijadikan sasaran oleh LPBI NU untuk mengurangi timbulan sampah.

Jakarta adalah kota Metropolitan yang memiliki jumlah penduduk 9.558.198 orang berdasarkan sensus penduduk 2010. Dimana terdapat pernyataan yang masuk akal yaitu dimana ada orang berkumpul, disitu ada potensi sampah , sehingga bagaimana kita menempatkan dan mengelola sampah dengan baik dan benar agar risiko terhadap implikasi sosial dan dampak lingkungan dapat diminimalisir, seperti bencana banjir, kesehatan, pencemaran dan polusi lingkungan serta dampak terkait perubahan iklim.

Berdasarkan data dari Dinas Kebersihan dan hasil penelitian PU dengan JICA pada tahun 2005, Timbulan sampah di Jakarta diperkirakan sekitar 25.600 m3/hari sedangkan total daya tampung TPS (tempat pembuangan sementara) adalah 18.750 m3/hari. Sampah di TPS kemudian didistribusikan ke SPA (stasiun peralihan antara) di Cakung dan Sunter dan sebagian besar ke TPA (tempat pembuangan akhir). Dari 25.600 m3/hari timbulan sampah di Jakarta yang tertanggulangi sebesar 22.500 m3/hari (83 %), sisanya 3.100 m3/hari (17 %) digunakan sebagai bahan pupuk (kompos), mengurug tanah, dibakar dan dibuang ke Kali/Sungai.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/32333/lpbi-nu-lakukan-penyusunan-tafsir-tematik-pengelolaan-sampah

Kamis, 11 September 2014

Maarif Kirimkan Guru Perempuan ke Jerman

Jakarta, Duta Islam Nusantara. Lembaga Pendidikan Maarif menerima undangan untuk mengirimkan dua orang guru perempuan, dan diutamakan mereka yang sudah menjadi kepala sekolah untuk pergi ke Jerman. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah dialog dengan para pendidik dan pengajar dari 10 negara Islam.

Ketua LP Maarif Nadjid Muhtar mengemukakan bahwa mereka yang dikirimkan merupakan guru yang memahami tentang visi dan misi Maarif serta memahami situasi dan kondisi pendidikan di Indonesia.

Sayang sekali waktu yang diberikan sangat pendek karena kami hanya diberi batas sampai tanggal 31 Mei untuk menyetorkan nama, tandasnya kepada Duta Islam Nusantara di Kantor Maarif (25/05).

Saat ini sudah terdapat beberapa orang calon kandidat yang siap untuk berangkat. Selanjutnya peserta akan berangkat pada 27 Agustus 2005. Mereka akan berada di Jerman selama 2 pekan. Program ini sudah berjalan cukup lama dan sekarang ini merupakan gelombang ke 3

Maarif Kirimkan Guru Perempuan ke Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)
Maarif Kirimkan Guru Perempuan ke Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)


Maarif Kirimkan Guru Perempuan ke Jerman

Karena akan terlibat dalam diskusi tentang perkembangan pendidikan di masing-masing negara, peserta harus bisa berbahasa Inggris dengan aktif sehingga bisa bercerita banyak tentang pesantren, madrasah dan institusi pendidikan lainnya yang dimiliki NU.

Selain memberangkatkan guru ke Jerman, LP Maarif dalam waktu dekat juga mendapat jatah untuk mengirimkan 4 orang bersama rombongan dari PBNU untuk berangkat ke Amerika. Terdapat pula program Teaching for Teacher yang saat ini sedang dalam perencanaan untuk belajar di Inggris.(mkf)

Duta Islam Nusantara

Duta Islam Nusantara

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/3074/maarif-kirimkan-guru-perempuan-ke-jerman

Duta Islam Nusantara

Minggu, 21 Juli 2013

PBNU Terima Kunjungan Delegasi Vatikan

Jakarta, Duta Islam Nusantara. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Selasa (1/2) pagi menerima utusan khusus Vatikan (Presiden Dewan Kepausan "Cor Unum") dalam rangka membahas kerja sama untuk membantu korban gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara serta menyampaikan ungkapan belasungkawa dari Paus Yohanes Paulus II atas musibah tersebut.

Rombongan yang dipimpin ketua Konferensi Wali Gereja (KWI) Kardinal Yulius Darmaatmadja ini datang ke kantor PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB, langsung di terima jajaran pengurus harian PBNU, KH Hasyim Muzadi, Sekjen Endang Turmudzi, Wasekjen Anas Thahir dan langsung melakukan pertemuan tertutup di lantai III kantor PBNU.

Menurut Romo Padmo, sekretaris Keuskupan Jakarta, rombongan terdiri dari Uskup Agung Malcolm Ranjikh, dan Sekretaris Uskup Yan Pietro yang mewakili Uskup Agung Paul Cordez, utusan khusus Vatikan yang tidak bisa datang karena sakit demam dan pihak dokter menyarankan untuk istirahat. "Namun sebelumnya Uskup Agung Cordez sempat ikut rombongan datang ke Aceh dan mengungjungi para pengungsi selama sehari semalam," kata Romo Padmo.

Dalam keterangan kepada Wartawan, KH Hasyim Muzadi mengatakan PBNU menyambut baik kedatangan utusan khusus dari vatikan ini selain untuk membantu penderitaan sesama umat manusia di Aceh yang tertimpa musibah juga sebagai bagian dari kerjasama lintas agama yang juga pernah di lakukan.

PBNU Terima Kunjungan Delegasi Vatikan (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Terima Kunjungan Delegasi Vatikan (Sumber Gambar : Nu Online)


PBNU Terima Kunjungan Delegasi Vatikan

"Keterlibatan Vatikan hanya semata-mata bantuan kemanusiaan, sehingga isu kristenisasi mohon dibedakan dengan dimensi kemanusiaan. Gerakan kristen berbeda dengan umat kristen yang ingin berperan," kata Hasyim Muzadi.

Menurut Hasyim, adanya gerakan kristenisasi harus sama-sama ditolak. Kerjasama antar umat beragama pernah dilakukan tahun sebelumnya ketika Amerika Serikat menyerang Irak dimana seluruh organisasi massa islam di Indonesia dan dunia datang ke Vatikan minta agar Paus Yohanes Paulus II menahan Amerika Serikat tidak menyerang Irak. "Dan beliau bahkan sangat keras menentang tindakan Amerika itu," kata Hasyim.

Duta Islam Nusantara

Menurut Monsinyur Yanpietro, Sekretaris Uskup Agung, rombongan mereka datang untuk melihat dan merencanakan bentuk bantuan yang akan diberikan kepada Aceh. Menurutnya, rombongan mereka sudah datang ke Aceh sehari sebelumnya, mengunjungi pengungsi selama sehari semalam. Kemudian mereka datang ke Kantor PBNU pada hari ini dan akan dilanjutkan ke Istana Presiden.

Dalam kesempatan itu Romo Kardinal, mengatakan kunjungan Presiden Dewan Kepausan "Cor Unum" Vatikan Roma ini, bapak suci di roma mengatakan bahwa penderitaan bangsa indonesia cukup besar akibat Tsunami yang melanda Sumatera Utara sampai dengan Nias. "Penderitaan begitu besar sampai utusannya yang biasa yaitu bapak duta besar Vatikan yang ada di Indonesia dianggap kurang cukup meskipun sudah banyak pesan macam-macam karena kurang cukup maka Paus Paulus II masih merasa perlu mengirimkan utusannya secara pribadi," kata Romo Kardinal.

Duta Islam Nusantara

Misi Kunjungan ini, ditegaskan Sekretaris Uskup Yan Pietro yang mewakili Uskup Agung Paul Cordez adalah dalam rangka ikut berduka dan mendoakan kepada para korban dan sanak serta keluarga yang terkena bencana supaya diberikan ketabahan. Paus juga, lanjut Yan dalam pesannya menganjurkan kepada umat Katolik dan umat beragama lainnya untuk membantu dan bekerjasama untuk mengatasi "musibah kemanusiaan" ini dan paus juga mensyukuri semua negara dan umat manusia tergerak membantu sesama menolong tanpa pamrih dan tanpa pretensi. "Paus juga sangat bergembira soal kemanusiaan ternyata menyatukan kita semua sebagai manusia dan semoga kita bisa bekerjasama selanjutnya," tegas Yan Pietro menirukan pesan Paus Paulus II.

Ditambahkan Romo Darmaatmadja, apa yang telah dilakukan oleh Vatikan semata-mata memberikan bantuan terhadap korban bencana tsunami di Aceh atas nama kemanusiaan. Oleh karena itu, seluruh bantuan tidak memiliki embel-embel apapun. "Untuk itu Dewan Kepausan "Cor Unum" yang merupakan koordinator lembaga sosial kemanusiaan di bawah Keuskupan Vatikan Roma yang membawahi 30 caritas di seluruh dunia untuk membantu secara kemanusiaan di Sumatera dan Aceh. Dan ke 30 Caritas tersebut sudah bergerak mambantu dan terjun langsung membantu baik dalam bentuk bantuan makanan, pakaian, obat-obatan dan juga sukarelawan," tambahnya.

Untuk di Indonesia dia mencontohkan, keuskupan Medan, Sumetera Utara telah membentuk kelompok kerja untuk membantu Aceh. Mereka menggunakan nama kelompok bantuan kemanusiaan, tegas dia. Dia mengaku, beberapa hari lalu KWI, PGI, NU dan Muhammadiyah telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) untuk membantu korban Aceh. Pokja ini, kata dia, telah melakuka

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/2684/pbnu-terima-kunjungan-delegasi-vatikan

Duta Islam Nusantara

Sabtu, 22 Desember 2012

PCI NU Pakistan Kini Miliki Website

Jakarta, Duta Islam Nusantara. Walaupun baru diresmikan pada tanggal 26 Mei 2006 lalu oleh KH Hasyim Muzadi dan KH Masyhuri Naim, PCI NU Pakistan kini telah memiliki website sebagai media untuk mengkomunikasikan seluruh informasi dan kegiatan yang dilakukan. Website ini dapat dibuka di alamat www.nupakistan.or.id

Prakarsa pembuatan website mustasyar PCI NU Pakistan Muhammad Niam Soetaman, LLM. Dikatakannya dalam acara syukuran launching website pada 2 Juli lalu bahwa keberadaan website sudah mengglobal. Dimana hampir di semua pemerintahan, organisasi-organisasi sosial, agama, LSM dan lain-lain telah mempunyai website.

Ini sebagai kantor kedua untuk memudahkan publik atau users dalam mencari sumber berita atau informasi penting yang tidak perlu datang ke kantor pusat. Para anggota PCI diharapkan dapat menggunakan website ini dengan sebaik-baiknya sebagai media berdawkah dan media solving problems bagi ummah, tegasnya.

Sementara itu Katib Syuriah, H.Aly Halim,Lc. mendorong anggota PCI NU dapat berpartisipasi dan mengembangkan media virtual website PCI -NU Pakistan sebagai media silaturrahmi, baik untuk kalangan anggota PCI-NU Pakistan sendiri maupun antar PCI di luar negeri lainnya.

PCI NU Pakistan Kini Miliki Website (Sumber Gambar : Nu Online)
PCI NU Pakistan Kini Miliki Website (Sumber Gambar : Nu Online)


PCI NU Pakistan Kini Miliki Website

Yang paling susah dari pendirian sebuah wadah oraganisasi adalah bagaimana para pengurus maupun anggotanya dapat memelihara dan mengisi wadah tersebut dengan berbagai macam kegiatan yang variatif yang barmanfaat bagi umat, tuturnya.

Isi dari website tersebut sudah cukup bagus. Terdapat beberapa content seperti berita, visi dan misi, pengurus, agenda dan opini sampai dengan belajar di Pakistan. Informasi-informasi ini sangat penting untuk mengenal lebih dalam tentang NU di Pakistan. Bahkan juga ditulis sekalian nomer kontak para pengurus sehingga memudahkan komunikasi jika diperlukan.

Sebelumnya PCI NU Pakistan telah mengadakan pengajian melalui radio internet bekerjasama dengan pesantrenvirtual yang beralamatkan di http://www.pesantrenvirtual.com/listen.pls dan Radio Nuansa FM Bontang yang merupakan pemancar radio milik PC NU Bontang, Kalimantan Timur.

Duta Islam Nusantara

Saat ini sebagian besar PCI NU sudah memiliki website sendiri untuk komunikasi seperti Mesir, Malaysia, UK, Syiria, Sudan dan lainnya. Tak heran karena para pengurus tersebut sebagian besar adalah mahasiswa yang melek dengan teknologi.(mkf)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/3340/pci-nu-pakistan-kini-miliki-website

Duta Islam Nusantara

Duta Islam Nusantara

Senin, 30 April 2012

Kongres XVI Muslimat NU akan Digelar 13-18 Juli

Jakarta, Duta Islam Nusantara. Pimpinan Pusat Muslimat NU bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah Muslimat NU Propinsi Lampung akan melaksanakan Kongres ke XVI bertempat di Asrama Haji Bandar Lampung tanggal 13-18 Juli 2011.

Kongres kali ini mengambil tema Revitalisasi Institusi Layanan Muslimat NU, Khidmah untuk Perempuan Indonesia.

Kongres XVI Muslimat NU akan Digelar 13-18 Juli (Sumber Gambar : Nu Online)
Kongres XVI Muslimat NU akan Digelar 13-18 Juli (Sumber Gambar : Nu Online)


Kongres XVI Muslimat NU akan Digelar 13-18 Juli

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, terdapat empat agenda dalam kongres yang meliputi evaluasi pelaksanaan program periode 2006-2011, menyusun program periode 2011-2016, membahas Renstra Periode 2011-2026 dan memilih Pimpinan Pusat masa bakti 2011-2016.

Duta Islam Nusantara

Peserta terdiri atas PP Muslimat NU Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, Undangan dan panitia dengan total peserta 2629 orang.

Panitia telah menyiapkan rencana kegiatan acara secara terstruktur dan rapi yang akan diawali dengan pembukaan, pembahasan tata tertib, laporan pertanggung jawaban PP Kuslimat NU Periode 2006-2011, pembahasan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga serta program Muslimat NU Periode 2006-2011.

Kongres juga akan membahas pokok-pokok pikiran dan rekomendasi untuk peningkatan peran Muslimat NU, baik internal maupun eksternal, membahas bahtsul masil diniyah untuk masalah yang dihadapi perempuan serta pembuatan master plan Muslimat NU, imbuhnya.

Duta Islam Nusantara

Penulis: Mukafi Niam

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/32145/kongres--xvi-muslimat-nu-akan-digelar-13-18-juli

Minggu, 15 Mei 2011

PBNU Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Paus

Jakarta, Duta Islam Nusantara. Berkaitan dengan meninggalnya Paus Johannes Paulus II pada Sabtu jam 21.37 (2/42005) waktu setempat atau jam 02.37 WIB dalam usia 84 tahun Ketua PBNU Masdar F. Masudi mengungkapkan bahwa PBNU :

1. Mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Johannes Paulus II, semoga arwahnya diterima dengan damai dan rahmatNya.

2. Bagi kami, Paus adalah seorang tokoh dunia yang sangat langka, yang dengan otoritas moralnya yang luar biasa tak henti-hentinya menyuarakan keadilan dan perdamaian universal ditengah-tengah kehidupan global yang semakin gelap oleh asap kezaliman dan kesewenang-wenanganyang juga berskala global.

PBNU Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Paus (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Paus (Sumber Gambar : Nu Online)


PBNU Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Paus

3. Paus juga rohaniwan agung yang tak kenal lelah mendakwahkan dialog persaudaraan dan saling pengertian yang mendalam antara semua umat tuhan yang berbeda agama dan keyakinan.

4. Merupakan tanggung jawab kita semua untuk melanjutkan dialog dengan bekerjsama strategis yang lebih erat antar umat beragama untuk mendorong terwujudnya tata dunia baru yang lebih adil dan menjunjung tinggi martabat manusia terutama yang lemah, kalah dan yang terpinggirkan.

5. Selamat jalan Bapa suci, sekali lagi kiranya kita yang meninggal dalam meneruskan langkah yang mulia anda, amiin.(mkf)

Duta Islam Nusantara

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/2928/pbnu-ucapkan-bela-sungkawa-atas-meninggalnya-paus

Duta Islam Nusantara

Duta Islam Nusantara

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Duta Islam Nusantara sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Duta Islam Nusantara. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Duta Islam Nusantara dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock